Jumat, 23 Januari 2026

katanya...ingin fokus ke diri sendiri

Sekali lagi aku mencoba menelaah apa yang ada dibalik hati... Rupanya ada satu kata dan rasa. 

Tertuju pada sosoknya, 
Padahal...

aku pastilah tau akhirnya...
 Aku akan kecewa... 
Aku akan kembali meratapi nasib sendirian.
Meneteskan air mata yang harus aku usap dalam persembunyian. 

Jangan diambil perasaan, 
jangan diambil beban. Kata mereka. 

Namun bagaimana bila aku sudah setinggi ini menggantungkan rasa? 
Bila akhirnya...
 Adalah kecewa, maka... 
Baiklah.. 

Akan kusematkan semua pada hidup yang aku jalani... 

Bagaimana ia bisa berkata, ingin menjalani semua sendiri. 

Bagaimana bisa aku jalani ini setelah cinta...  
Sedalam jurang gelap menyeretku ke dalam gila? 
Ternyata memang bukan ranahku untuk ku selami makan cinta.? 

Aku sudah merasakan patah... 
Dan patah... 
Lalu patah... 
Setiap hela nafas ku ...
yang kusangka tertuju untuk temanimu... 
Denganmu... 

Kini aku harus mematahkan hatiku tiap hari, melihatnya jalani semua dan biasa saja... 

Namun beda untukku...
agar aku tak mati. ... 
Aku harus memeras kesakitan ditanah batinku. 

Karena bila aku berhenti kesakitan, mungkin hidupku sudah dalam gelap kehampaan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar