Jumat, 03 April 2026

Andriabn - Not your love story (lirik)

 [Verse 1]

You stirred your tea

Eyes on the spoon

Not me

Laughed when I brushed your hand

Said

“Don’t read more into this than I can”


[Pre-Chorus]

You said

“I like the quiet

I like the simple days

I’m not ready for a riot

Or hearts that need a place”


[Chorus]

You don’t want a love story yet

Just a shoulder when your mind gets heavy

You don’t want to call this fate

Just a friend who doesn’t leave at twenty

I could fall

I could forget

But you drew a line the night you met me

You don’t want a love story yet

So I’ll tuck my hopes in gently (so gently)


[Verse 2]

You share your scars

Names that still live in your car

I hold my breath

Swallow words that beg to confess


[Pre-Chorus]

You say

“I like you

Truly

I just don’t trust the end

I’m scared of waking up

And losing my best friend”


[Chorus]

You don’t want a love story yet

Just a harbor when your doubts get stormy

You don’t want to say “not never”

But you can’t promise you won’t hurt me

I could fall

I could forget

But I hear your careful warning

You don’t want a love story yet

So I’ll fold my heart each morning (each morning)


[Bridge]

Maybe one day you’ll turn around

And this same street will feel like new ground

Or maybe I’ll learn to let this be

Just late talks

Cheap wine

And your trust in me (oh)


[Chorus]

You don’t want a love story yet

Just a safe place when the dark gets heavy

You don’t want to cross that edge

Afraid of what the words might cost you

Baby

I could fall

I could forget

But I keep your truth inside me

You don’t want a love story yet

So I’ll love you in the quiet

Softly


https://open.spotify.com/track/7lORzanGKg66G3kzZHS8jd?si=f2c186f4f9ed4809

Jumat, 23 Januari 2026

katanya...ingin fokus ke diri sendiri

Sekali lagi aku mencoba menelaah apa yang ada dibalik hati... Rupanya ada satu kata dan rasa. 

Tertuju pada sosoknya, 
Padahal...

aku pastilah tau akhirnya...
 Aku akan kecewa... 
Aku akan kembali meratapi nasib sendirian.
Meneteskan air mata yang harus aku usap dalam persembunyian. 

Jangan diambil perasaan, 
jangan diambil beban. Kata mereka. 

Namun bagaimana bila aku sudah setinggi ini menggantungkan rasa? 
Bila akhirnya...
 Adalah kecewa, maka... 
Baiklah.. 

Akan kusematkan semua pada hidup yang aku jalani... 

Bagaimana ia bisa berkata, ingin menjalani semua sendiri. 

Bagaimana bisa aku jalani ini setelah cinta...  
Sedalam jurang gelap menyeretku ke dalam gila? 
Ternyata memang bukan ranahku untuk ku selami makan cinta.? 

Aku sudah merasakan patah... 
Dan patah... 
Lalu patah... 
Setiap hela nafas ku ...
yang kusangka tertuju untuk temanimu... 
Denganmu... 

Kini aku harus mematahkan hatiku tiap hari, melihatnya jalani semua dan biasa saja... 

Namun beda untukku...
agar aku tak mati. ... 
Aku harus memeras kesakitan ditanah batinku. 

Karena bila aku berhenti kesakitan, mungkin hidupku sudah dalam gelap kehampaan. 

Minggu, 08 September 2024

hela nafas

Aku meminta kesempatan
Entah ia iyakan atau tidak
Setelahnya aku terbawa
Oleh jawaban memutar
Oleh kalimat membuatmu

Aku tau kau tak ingin menyakiti
Sebilah pisaumu kau buang
Dan memilih kata yang mudah
Dan tidak setajam keputusan

Aku membisu dalam ambigu
Menoleh ke arah kekosongan
Dan mengarang kisah
Tentang kamu aku

Itu saja, 
Dalam hela nafas saat ini, 
Aku cuma bisa menahannya



Sabtu, 24 Agustus 2024

bayar dengan senyum

Aku tau akan segera dilupakan
Aku sadar akan pujian 
Yang aku utarakan tentang senyummu
Hanyalah satu dari sejuta pujian kau dengar

Tapi pernahkah ada yang mengguncang
Sehebat senyum itu

Hingga mampu aku tulis sebuah buku
Yang tercipta hanya karena itu

Aku merdeka untuk mencintaimu
Didalam pikiranku
Aku bebas dari segala bentuk syarat
Dan bebas ber ekspresi dalam imaji

Dan selamanya memanggil rasa ini
Lalu jatuh cinta lagi
Lalu mencintai lagi

Ingin aku serahkan semuanya
Demi setiap hari
Bisa mendapati
Senyum di balik dua pembatas

Aku mencintainya
Itu saja

... 

Hai, aku sekarang sudah 27 tahun, dulu di tahun 2019  aku bertemu seseorang, dan harusnya puisi ini aku tulis saat itu >_<

Minggu, 12 Juni 2022

JARI GURAUKU

 YANG TERBANG

BUKAN MERPATI PUTIH HINGGAP DI POHON CEMARA

TAPI JANJIMU YANG HINGGAP DI RUANG HAMPA

YANG MENGULITIKU

DI JALAN BELUKAR YANG ARAHNYA SERAMPANGAN


AKU MENJAMU HANTU MALAM

DENGAN SEGELAS RASA TAKUT

SECUIL RESAH, KANAPA AKU MASIH HIDUP

DAN PELAN IA TEGUK HINGGA KOSONG


REMAS REMAS TANAH MERAH

DI ATASNYA TUNTAS  KU GELAR 

SELEMBAR LUSUH MELEPAH

BERSILA SAMBIL MENGHIRUP UDARA PARA HANTU


KASIHILAH RINDU YANG DATANG BERSAMAKU

DITANAH MERAH DIREMAH REMAH